OLAHRAGA OUTDOOR POPULER


Bagi mereka yang mengaggumi dan mencintai alam biasanya mereka akan tergerak untuk melakukan olahraga/ kegiatan di alam bebas (outdoor sports/ activity). Jenis kegiatan tersebut bermacam-macam namun kami rangkum menurut jenisnya ada 5, berikut 5 Jenis Olahraga Outdoor Populer:
1.   Gunung Hutan (Mountaineering)




     Mountaineering berasal dari kata “mountain” yang berarti gunung. Merupakan kegiatan mendaki gunung dan penjelajahan hutan. Menurut bentuk dan jenis medan yang dihadapi, mountaineering dapat dibagi sebagai berikut:

a. Hill Walking / Feel Walking

Hill Walking / Feel Walking yang Lebih dikenal dengan istilah hiking, Merupakan kegiatan pendakian gunung atau bukit yang medannya tidak terlalu terjal. Aspek yang menonjol dari kegiatan ini adalah menikmati daya tarik alam yang dijelajahi (nature interested). Bila menghadapi medan yang agak terjal biasanya akan digunakan tangan dalam pendakian untuk menjaga keseimbangan tubuh atau biasa disebut Scrambling.

b. Climbing
Merupakan kegiatan panjat tebing dengan medan kemiringan yang ekstrim. Kegiatan ini dikenal ada dua macam jenis yakni:
    - Rock ClimbingRock Climbing adalah Pendakian pada tebing-tebing batu atau dinding karang.


   - Snow and Ice Climbing Snow Climbing merupakan pendakian pada gunung salju sedangkan Ice
   Climbing  merupakan pendakian pada tebing/ gunung es.



2. Susur Gua (Caving)



Merupakan kegiatan penulusuran gua. Berbeda dengan mountaineering yang menikmati keindahan alam di atas tempat tinggi, caving justru menikmati keindahan alam bawah tanah.


3. Rafting




    Merupakan aktifitas pengarungan bagian alur sungai yang berjeram/riam dengan menggunakan alat tertentu. Pengertian alat dalam pengarungan sungai berjeram / riam yaitu perahu karet/ kayak/ kano dan dayung.

4. Susur pantai



    Merupakan kegiatan penelusuran pantai dan tidak hanya menelusuri daerah pasir pantai namun juga daerah dengan tebing karang bahkan dengan menghadapi bahaya hempasan ombak.

5. Selam
    Merupakan kegiatan yang biasanya dilakukan di laut/pantai namun ada juga yang dilakukan di danau  atau tempat – tempat yang memiliki air yang jernih.  Olahraga ini dibagi menjadi dua kategori, yakni:
a.    Snorkeling (selam dangkal)


Snorkeling merupakan kegiatan menyelam dari permukaan saja. Kita melihat pemandangan di dalam laut dari permukaan dengan menggunakan alat pernafasan pada mulut dan juga menggunakan alat bantu gerak seperti “kaki katak” (sirip selam) untuk menambah daya dorong. Jadi, pada dasarnya snorkeling hanya dilakukan di permukaan saja. Karena menggunakan peralatan yang sangat standard, snorkeling hanya dapat dilakukan di siang hari karena sangat mengandalkan sinar matahari.
Ada pula pengembangan dari snorkeling, yaitu Free Diving
Free Diving adalah kegiatan menyelam dengan menahan nafas selama beberapa waktu di bawah permukaan air. Berbeda dengan Scuba Diving yang menggunakan tabung udara saat menyelam, Free Diving dilakukan murni hanya mengandalkan udara yang terdapat di paru-paru penyelam saja. Melakukan free diving membutuhkan kemampuan menahan nafas yang baik dan benar.

b. Diving (selam dalam)


Scuba Diving adalah kegiatan menyelam dengan menggunakan alat bantu pernafasan dengan menggunakan udara dari tabung udara. SCUBA (Self Contain Underwater Breathing Apparatus) dirancang oleh Jacques Cousteau dimana udara permukaan tinggi dimasukkan ke dalam tangki kemudian tekanannya dikurangi sehingga dapat digunakan untuk bernafas di dalam air. Udara yang digunakan di dalam tangki adalah oksigen murni.
Untuk melakukan Scuba Diving, penyelam tidak bisa sembarangan. Ada sertifikasi yang harus dilakukan sebelum penyelam bisa (diizinkan) melakukan Scuba Diving.

Scuba diving sendiri bisa dilakukan untuk berbagai tujuan, misalnya untuk melihat pemandangan alam bawah laut, melakukan pekerjaan pengelasan, melakukan penelitian kehidupan bawah laut dan lain sebagainya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini